'Hujan' Tere Liye

May 16, 2016 Admin 0 Comments




Bukan melupakan yang jadi masalahnya. Tapi menerima.
Kenapa Hujan milik Tere Liye patut untuk dibaca?


Sudah membaca novel Hujan milik Tere Liye?

Novel yang baru terbit Januari lalu ini mampu memberikan nuansa berbeda pada pembaca. Selain kisah perasaan yang tak menentu antara Lail dan Esok, Tere Liye mencoba memberikan menu refleksi diri bagi para manusia tentang bersikap pada bumi.

DI novel bersampul biru ini, Tere Liye menyajikan genre science yang dipadu dengan apik bersama karakter social yang tinggi dari Lail beserta sahabat dekatnya. Penulis menggambarkan kehidupan seorang relawan yang memiliki dedikasi tinggi pada kondisi sosialnya, bahkan sampai mempertaruhkan nyawa mereka.

Yang paling menarik disini adalah karakter Lail yang tenang dan Esok yang menjadikan Lail sebagai rumah keduanya. Bersama Lail, Esok bisa beristirahat sejenak dari beban besarnya untuk kelangsungan hidup bumi. Dan bersama Lail juga Esok dapat merasakan banyak ketenangan dan refreshing dari tugas yang hampir menyita seluruh masa remajanya.

Novel yang dikemas dengan bahasa yang enak ini patut dibaca dan akan membuat siapa saja tak bisa berhenti membacanya. Pembaca akan disuguhi kisah perjalanan panjang dari masa kanak-kanak sampai mereka dewasa dan bisa merasakan cinta yang terasa rumit. Apalagi, romansa itu dipadu dengan kondisi bumi yang mendekati kehancuran, membuat Lail memilih jalan pintas untuk melupakan sosok Esok.

Memilih, Mendidik atau Mengorupsi?

May 11, 2016 Admin 0 Comments



Kita tahu, korupsi adalah musuh bebuyutan kita. Banyak sekali kehidupan yang menghilang karena hal tersebut. Kecil atau besar, uang ataupun waktu, semuanya tetap bisa dikatakan korupsi.

Akhir-akhir ini saya dekat dengan komunitas para kepala sekolah, begitu juga dengan cerita terkait dengannya yang akhirnya membuat saya memberanikan diri bertanya beberapa hal terkait rumor tersebut.

Sebelumnya, yang saya tahu kepala sekolah hanyalah sebuah jabatan tertinggi di sekolah. Dia bertanggung jawab atas semua hal yang berlangsung di sekolah itu. Secara prestige tingkatan sosial, itu benar-benar membanggakan memang. Sehingga saya angap wajar saja banyak orang memperebutkan posisi itu. Padahal jika kalian tahu, posisi kepala sekolah tak selalu kosong. Tes nya tak selalu berlangsung setiap tahun. Dan tentu saja, persyaratannya bukan hal mudah. Apalagi untuk penempatan pertama tidak pernah langsung berada di lokasi strategis seperti di kota dengan jalanannya yang mulus, tapi di sekolah rintisan pinggiran yang kadang hanya bisa ditempuh dengan kendaraan khusus.

Tapi kenapa banyak sekali orang yang memperebutkan kursi itu? Bahkan tidak sedikit dari mereka yang merelakan beberapa puluh juta rupiah agar segera diangkat dan di tempatkan di posisi ini. Sebegitu mewahnyakah posisi ini?

Tapi ternyata saya salah besar. Kepala sekolah bukan hanya perkara jabatan. Tapi ternyata juga perkara uang!!! 

Siang itu saat perbincangan seorang kepala sekolah kenalan saya bersama dengan temannya, saya tak sengaja mendengar penjelasannya. Kepala sekolah bukan hanya perkara sebutan jabatan, tapi juga pesangon bulanan yang tak pernah surut. Mulut saya hanya bisa menganga karena tak pernah percaya hal itu.

Kepala sekolah memiliki banyak sekali tunjangan karena tugasnya. Sehingga banyak sekali post untuk memungkinkan honorarium nakal mengalir mulus kesana. Perkara uang 1-beberapa puluh juta bisa dengan mulus masuk dengan kata 'uang ganti bla bla bla'. Padahal uang yang mereka terima lebih banyak dari dana BOS dan juga biaya pembangunan sekolahnya.

Dengan alasan apapun, biaya pembangunan apalagi BOS bukanlah hal para pelaksananya. Mereka adalah hak anak didik yang tengah berjuang belajar untuk meneruskan kehidupan negara kelak. Tidak ada kata uang ganti bla bla bla atau bonus yang boleh diambilkan dari sana. Karena tunjangan profesi sudah masuk pada rincian gaji bulanan. Tapi semuanya berlaku seperti alah bisa karena biasa. Semua honorarium liar dan uang pengganti liar masuk dengan berbagai alasan dan nama. Dan saya tekankan lagi, ini sudah biasa sehingga tak ada lagi wajah korupsi. Semuanya dipoles rapi.

Korupsi ternyata tak lagi hanya ada di jajaran pemerintahan kelas atas, tapi juga sudah masuk ke lini pendidikan. Dimana seharusnya mereka mencontohkan kebersihan hidup dari kata korupsi. Sehingga akhirnya pertanyaan tentang 'kenapa sulit sekali memberatas korupsi' terjawab. Yaitu karena korupsi sudah berada pada rahim negaranya. Tempat dimana harusnya semua prosesnya benar-benar murni dan bersih. 

Tapi tenang, saya tak memiliki bukti untuk hal itu sehingga kalian bisa bilang saya membual. Toh saya menulis ini karena takut apa yang menjadi logika saya hanya menguap seperti mimpi saya saat tidur semalam. Dan juga tenang saja, jika itu memang terbukti benar, tak semuanya melakukannya. Masih banyak kepala sekolah yang memang benar-benar menjadi kepala sekolah. Mengabdikan diri untuk pendidikan anak Indonesia (saya benar-benar berharap demikian sehingga kepercayaan saya pada negara tempat lahir saya ini tidak mencair). Saya hanya berharap semoga hal ini memang benar-benar menjadi bualan saya karena jika benar, kita harus kembali mengembalikan semuanya lagi ke awal, tentang membawa dan memperjuangkan Indonesia.

Mari agungkan kembali kalimat 'TERIMAKASIH UNTUK TIDAK MEMBERIKAN HADIAH DALAM BENTUK APAPUN, CUKUP DENGAN SENYUMAN'

#katakantidakpadakorupsi

Korean Government Scholarship Program (KGSP)

May 01, 2016 Admin 0 Comments



Jangan salah paham dulu, saya posting ini karena saya tahu, bukan sebagai penerima. Saya memang pernah mendaftar beasiswa ini, namun sayangnya Tuhan memiliki jalan lain untuk saya.

KGSP adalah beasiswa dengan sistem termudah yang pernah saya temui. Dibandingkan dengan AAS - Australia, Monbukagakusho - Japan, StuNed - Belanda, bahkan LPDP - Indonesia. Seleksinya tergolong simple dengan persyaratan cukup mudah. Sehingga bagi para pelamar yang memiliki kualifikasi tidak terlalu tinggi namun memiliki kemampuan yang cukup bisa mendaftar.

Beasiswa ini dibuka dua jalur, yaitu undergraduate dan graduate. Undergraduate biasanya dibuka sejak November - Desember. Sedangkan graduate Februari - Maret. Jadwal bulan ini cenderung tetap tiap tahun sehingga para pelamar bisa segera merencanakan dan memenuhi kebutuhannya.

KGSP dibuka dengan dua jalur pendaftaran, yaitu lewat embassy dan langsung ke universitas. Setiap negara memiliki kuota yang berbeda setiap tahunnya tergantung dari kerjasama negara Korea dengan negara tersebut. Dua jalur ini juga memiliki kuota yang berbeda sehingga perlu dipikirkan positif dan negatif dari masing-masing jalur.

Contohnya, jika kalian ingin mendaftar universitas top di Korea seperti SKY (SNU, Korea Univ, dan Yonsei Univ), kalian bisa mencoba melalui jalur universitas sehingga lamaran kalian akan langsung di review oleh pihak sana. Namun, kekurangannya adalah persaingan kalian tidak hanya dari Indonesia saja, namun juga ribuan pelamar lain dari berbagai negara.
Tapi jika kalian memilih untuk melamar melalui jalur embassy, kemungkinan dilempar ke universitas pilihan kedua dan ketiga semakin besar karena bisa jadi Korea Univ telah memenuhi kuota penerimaan. So, lihat grade universitas dan popularitasnya di kalangan mahasiswa dan sesuaikan dengan jurusan kalian.

Pengumuman untuk jalur embassy bisa langsung dilihat pengumumannya di website embassy. Sedangkan untuk jalur universitas bisa langsung dilihat di berkas paket dokumen yang di keluarka oleh NIIED setiap tahunnya serta website resmi universitas masing-masing. Untuk universitas, terkadang memiliki sistem berbeda. Seperti contohnya untuk KDI School, mereka mewajibkan untuk melakukan pendaftaran online terlebih dahulu. Sehingga perlu mengunjungi website universitas terkait untuk info lebih lanjut.

Saya tidak dapat memberi tips untuk seleksi wawancara karena saya gagal pada tahap tersebut. Namun untuk seleksi dokumen, self introduction dan study plan memiliki nilai tinggi. Serta, jangan lupakan setidaknya 2 surat rekomendasi dari orang terpercaya di universitas atau sekolah sebelumnya.

Untuk pertanyaan lebih detail mengenai sistem beasiswa langsung hubungi tinalaksmi@gmail.com atau tinalaksmi@yahoo.com (salah satu saja ya). Saya akan mencoba menjawab sebisa saya :)

Good luck!!